Rabu, 29 Februari 2012

Macam-macam pompa kapal

 Macam-macam pompa kapal



Kapal terdiri dari berbagai jenis cairan yang bergerak di dalam ruang mesin yang berbeda dan sistem di antaranya untuk tujuan pendinginan, pemanasan, pelumasan, dan sebagai bahan bakar. Cairan ini diedarkan oleh berbagai jenis pompa, yang dapat bekerja sendiri maupun didorong oleh power supply kapal atau melekat pada mesin itu sendiri. Semua sistem di kapal memerlukan pompa operasional dan kompatibel yang tepat dan sistem pompa sehingga kapal yang dapat berjalan di perjalanan yang mulus.

Pemilihan jenis pompa untuk sistem tergantung pada karakteristik dari Zat yang akan dipompa atau diedarkan. Karakteristik seperti viskositas, densitas, tegangan permukaan dan kompresibilitas, bersama dengan karakteristik sistem seperti tingkat cairan yang berbeda di antaranya ,cairan yang akan dipompa, suhu yang ditemui di sistem, dan tekanan ditangani oleh fluida dalam sistem , diperhitungkan.

Jenis-jenis Pompa:
Pompa yang digunakan pada papan secara luas diklasifikasikan menjadi dua jenis:

  • Pemindahan Positif Pompa

Pompa perpindahan positif adalah pompa priming diri dan biasanya digunakan sebagai cat dasar perangkat.
pompa ini terdiri dari satu atau lebih ruangan, tergantung pada konstruksi, dan ruang adalah alternatif diisi dan dikosongkan.
Pompa perpindahan positif biasanya digunakan dimana tingkat debit kecil sampai menengah.
Digunakan di mana bil ada cairan viskositas tinggi.
Umumnya digunakan untuk menghasilkan tekanan tinggi dalam sistem pemompaan.

Tekanan dinamis atau Pompa Roto-Dinamis.

Pada pompa tekanan dinamis, selama memompa tindakan, gaya centrifugal yaitu untuk mempercepat cairan berpindah biasanya menggunakan putaran impeller.
Beberapa sistem yang berisi pompa dinamis mungkin memerlukan pompa perpindahan positif bagi priming.
Biasanya digunakan untuk moderat untuk memompa cairan tekanan tinggi
Perbedaan tekanan kisaran untuk jenis pompa berada dalam kisaran rendah sampai sedang.
Digunakan dalam sistem dimana cairan viskositas rendah digunakan.

Macam-macam pompa pada Kapal :
  1. Reciprocating Pompa
  2. Screw pompa
  3. Gear pompa
  4. Piston pompa
  5. Ram jenis pompa
  6. Vane pompa
  7. Pompa Centrifugal
  8. Pompa aliran aksial
  9. Submersible pump
  10. Centrifugal-aksial

Macam-macam Pompa

A. Pompa Dinamik
Dynamic pump atau pompa dinamik terbagi menjadi beberapa macam yaitu pompa sentrifugal, pompa aksial, dan pompa spesial-efek (special-effect pump). Pompa-pompa ini beroperasi dengan menghasilkan kecepatan fluida tinggi dan mengkonversi kecepatan menjadi tekanan melalui perubahan penampang aliran fluida. Jenis pompa ini biasanya juga memiliki efisiensi yang lebih rendah daripada tipe positive displacement pump, tetapi memiliki biaya yang lebih rendah untuk perawatannya. Pompa dinamik juga bisa beroperasi pada kecepatan yang tinggi dan debit aliran yang juga tinggi.
  1. Pompa Sentrifugal
Sebuah pompa sentrifugal tersusun atas sebuah impeler dan saluran inlet di tengah-tengahnya. Dengan desain ini maka pada saat impeler berputar, fluida mengalir menuju casing di sekitar impeler sebagai akibat dari gaya sentrifugal. Casing ini berfungsi untuk menurunkan kecepatan aliran fluida sementara kecepatan putar impeler tetap tinggi. Kecepatan fluida dikonversikan menjadi tekanan oleh casing sehingga fluida dapat menuju titik outletnya. Beberapa keuntungan dari penggunaan pompa sentrifugal yakni aliran yang halus (smooth) di dalam pompa dan tekanan yang seragam pada discharge pompa, biaya rendah, serta dapat bekerja pada kecepatan yang tinggi sehingga pada aplikasi selanjutnya dapat dikoneksikan langung dengan turbin uap dan motor elektrik. Penggunaan pompa sentrifugal di dunia mencapai angka 80% karena penggunaannya yang cocok untuk mengatasi jumlah fluida yang besar daripada pompa positive-displacement.
Pompa Sentrifugal
20110925-002325.jpg

   2. Pompa Aksial
Pompa aksial juga disebut dengan pompa propeler. Pompa ini menghasilkan sebagian besar tekanan dari propeler dan gaya lifting dari sudu terhadap fluida. Pompa ini banyak digunakan di sistem drainase dan irigasi. Pompa aksial vertikal single-stage lebih umum digunakan, akan tetapi kadang pompa aksial two-stage (dua stage) lebih ekonomis penerapannya. Pompa aksial horisontal digunakan untuk debit aliran fluida yang besar dengan tekanan yang kecil dan biasanya melibatkan efek sifon dalam alirannya.
Pompa Aksial
20110925-011114.jpg
   3. Special-Effect Pump
Pompa jenis ini digunakan pada industri dengan kondisi tertentu. Yang termasuk ke dalam pompa jenis ini yaitu jet (eductor), gas lift, hydraulic ram, dan electromagnetic. Pompa jet-eductor (injector) adalah sebuah alat yang menggunakan efek venturi dari nozzle konvergen-divergen untuk mengkonversi energi tekanan dari fluida bergerak menjadi energi gerak sehingga menciptakan area bertekanan rendah, dan dapat menghisap fluida di sisi suction.
Pompa Injektor
20110925-020627.jpg
Gas Lift Pump adalah sebuah cara untuk mengangkat fluida di dalam sebuah kolom dengan jalan menginjeksikan suatu gas tertentu yang menyebabkan turunnya berat hidrostatik dari fluida tersebut sehingga reservoir dapat mengangkatnya ke permukaan.
Pompa hydraulic ram adalah pompa air siklik dengan menggunakan tenaga hidro (hydropower).
Hydraulic Ram Pump


Dan pompa elektromagnetik adalah pompa yang menggerakkan fluida logam dengan jalan menggunakan gaya elektromagnetik.
Prinsip Pompa Elektromagnetik
20110925-022627.jpg
B. Pompa Positive Displacement
Macam-macam pompa positive displacement antara lain reciprocating, metering, dan rotary. Pompa positive displacement bekerja dengan cara memberikan gaya tertentu pada volume fluida tetap dari sisi inlet menuju titik outlet pompa. Kelebihan dari penggunaan pompa jenis ini adalah dapat menghasilkan power density (gaya per satuan berat) yang lebih besar. Dan juga memberikan perpindahan fluida yang tetap/stabil di setiap putarannya.
1. Pompa Reciprocating
Pada pompa jenis ini, sejumlah volume fluida masuk ke dalam silinder melalui valve inlet pada saat langkah masuk dan selanjutnya dipompa keluar dibawah tekanan positif melalui valve outlet pada langkah maju. Fluida yang keluar dari pompa reciprocating, berdenyut dan hanya bisa berubah apabila kecepatan pompanya berubah. Ini karena volume sisi inlet yang konstan. Pompa jenis ini banyak digunakan untuk memompa endapan dan lumpur.
Pompa Reciprocating
20110925-032500.jpg
2. Metering Pump
Adalah pompa yang digunakan untuk memompa fluida dengan debit yang dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan. Pompa ini biasanya digunakan untuk memompa bahan aditif yang dimasukkan ke dalam suatu aliran fluida tertentu.
Metering Pump
20110925-035913.jpg
3. Rotary Pump
Adalah pompa yang menggerakkan fluida dengan menggunakan prinsip rotasi. Vakum terbentuk oleh rotasi dari pompa dan selanjutnya menghisap fluida masuk. Keuntungan dari tipe ini adalah efisiensi yang tinggi karena secara natural ia mengeluarkan udara dari pipa alirannya, dan mengurangi kebutuhan pengguna untuk mengeluarkan udara tersebut secara manual.
Bukan berarti pompa jenis ini tanpa kelemahan, karena sifat alaminya maka clearence antara sudu putar dan sudu pengikutnya harus sekecil mungkin, dan mengharuskan pompa berputar pada kecepatan yang rendah dan stabil. Apabila pompa bekerja pada kecepatan yang terlalu tinggi, maka fluida kerjanya justru dapat menyebabkan erosi pada sudu-sudu pompa.
Pompa rotari dapat diklasifikasikan kembali menjadi beberapa tipe yaitu:


  • Gear pumps – sebuah pompa rotari yang simpel dimana fluida ditekan dengan menggunakan dua roda gigi.


  • Prinsip Gear Pump
    20111003-073104.jpg

  • Screw pumps – pompa ini menggunakan dua ulir yang bertemu dan berputar untuk menghasilkan aliran fluida sesuai dengan yang diinginkan.


  • Prinsip Screw Pump
    20111003-073221.jpg

  • Rotary Vane Pump – memiliki prinsip yang sama dengan kompresor scroll, yang menggunakan rotor silindrik yang berputar secara harmonis menghasilkan tekanan fluida tertentu.


  • Prinsip Rotary Vane Pump
    20111003-073412.jpg

    Cara Menghilangkan Komedo

    Cara Menghilangkan Komedo


    Pada dasarnya adalah jerawat yang menghiasi wajah dan untuk lebih mengenali jenis komedo yang hinggap di wajah anda ada baiknya mengetahui hal berikut sebelum menghilangkan komedo bahwa jenis jerawat yang satu ini terdiri dari dua jenis. Pertama, komedo yang terbuka (blackhead) terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (yang berwarna hitam tersebut adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara). Kedua, Komedo yang tertutup (whitehead), memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil di bawah kulit. Nah jika sudah mengenali jenis komedo yang menyerang anda tentu akan membuat pekerjaan cara menghilangkan komedo akan terasa lebih terfokus.
    Penyebab timbulnya komedo ini lebih banyak disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Ini terjadi bila Anda tidak rajin membersihkan kulit wajah sehingga sel-sel kulit mati menumpuk dan minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit, lalu terjadilah penyumbatan. Make up dan produk penataan rambut yang mengandung minyak juga dapat memperparah keadaan. Dari berbagai referensi berikut ini saya hadirkan Tips dan Trik Cara menghilangkan Komedo Secara Alami dan Ilmiah.
    menghilangkan komedo
    1. Hindari penggunaan kosmetik berbentuk krim dan minyak yang dapat meningkatkan peluang terjadinya komedo.
    2. Berikan wajah Anda uap setidaknya seminggu sekali. Tempatkan wajah Anda di atas mangguk berisi air mendidih agar uap air menyentuh kulit wajah. Untuk mendapatkan uap secara maksimal, tutup kepala Anda dengan handuk. Lalu, gunakan campuran madu dan gula untuk melakukan scrubbing. Cara ini akan menghilangkan komedo sekaligus melembutkan kulit Anda.
    3. Pengelupasan merupakan langkah penting untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Ini membantu menyingkirkan kulit mati yang menimbun di pori-pori kulit penyebab komedo dan jerawat.
    4. Bagi pemilik kulit berminyak, cobalah gunakan masker yang berbahan tanah liat guna mengurangi minyak di kulit. Pilih masker yang tidak mengandung mint, peppermint atau bahan penyebab iritasi lain. Lebih baik gunakan bahan yang tak mengandung tambahan aroma.
    5. Buatlah masker pembasmi komedo dengan mencampur air jeruk nipis, minyak almond dan gliserin. Oleskan pada wajah selama beberapa menit. Ini tidak hanya akan membantu mengurangi komedo, tetapi juga menyingkirkan noda hitam bekas jerawat pada wajah.
    6. Lembabkan wajah dengan menempelkan kain basah hangat setiap malam selama 15 menit. Ini akan mengangkat sel-sel kulit mati, kotoran, dan partikel lainnya menyumbat pori-pori. Setelah digunakan, rebus kain dalam air mendidih untuk membunuh kuman dan bakteri.
    7. Hangatkan sedikit madu lalu oleskan pada wajah yang berkomedo. Cuci wajah setelah 10 menit. Madu bertindak sebagai pelembab alami sekaligus mengangkat komedo.

    Minggu, 26 Februari 2012

    Kegiatan Manusia Yang Merusak Sumber Daya


    Kegiatan Manusia Yang Dapat Merusak Sumber Daya Air
    Kegiatan manusia yang dapat merusak sumber daya air seperti: dari limbah pemukiman(limbah rumah tangga),limbah pertanian dan pertanian,limbah industry dan limbah pertambangan.
    Ø Dampak dari limbah pemukiman(limbah rumah tangga):
    1.    Sampah anorganik ke sungai, dapat berakibat menghalangi cahaya matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang menghasilkan oksigen.
    2.    Deterjen sangat sukar diuraikan oleh bakteri sehingga akan tetap aktif untuk jangka waktu yang lama di dalam air, mencemari air dan meracuni berbagai organisme air
    3.    Penggunaan deterjen secara besar-besaran juga meningkatkan senyawa fosfat pada air sungai atau danau yang merangsang pertumbuhan ganggang dan eceng gondok (Eichhornia crassipes). Pertumbuhan ganggang dan eceng gondok yang tidak terkendali menyebabkan permukaan air danau atau sungai tertutup sehingga menghalangi masuknya cahaya matahari dan mengakibatkan terhambatnya proses fotosintesis.
    Ø Dampak dari limbah pertanian dan peternakan:
    1.    Pembuangan limbah merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, sebagai run-off dari operasi pertanian memberikan kontribusi pada polusi kimia air tanah dan permukaan.
    2.    Mikroba patogen bisa menyusup tanah, berpotensi mencemari air tanah.Ukuran virus relatif kecil, virus memiliki kesempatan terbesar dari semua patogen untuk mencapai air tanah.Sehingga air tanah dapat tercemar.
    3.    Aktivitas penggalangan babi besar-besaran dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air.
    Ø Dampak dari limbah industry:
    1.    Limbah Industri Pangan
    Air buangan (efluen) atau limbah buangan dari pengolahan pangan dengan Biological Oxygen Demand ( BOD) tinggi dan mengandung polutan seperti tanah, larutan alkohol, panas dan insektisida. Apabila efluen dibuang langsung ke suatu perairan akibatnya menganggu seluruh keseimbangan ekologik dan bahkan dapat menyebabkan kematian ikan dan biota perairan lainnya.
    2.      Limbah Industri Kimia & Bahan Bangunan
    Industri kimia seperti alkohol dalam proses pembuatannya membutuhkan air sangat besar, mengakibatkan pula besarnya limbah cair yang dikeluarkan kelingkungan sekitarnya. Air limbahnya bersifat mencemari karena didalamnya terkandung mikroorganisme, senyawa organik dan anorganik baik terlarut maupun tersuspensi serta senyawa tambahan yang terbentuk selama proses permentasi berlangsung.
    Efek yang ditimbulkan dari bahan kimia yaitu keracunan yang akut, yakni keracunan akibat masuknya dosis tertentu kedalam tubuh melalui mulut, kulit, pernafasan dan akibatnya dapat dilihat dengan segera, misalnya keracunan H2 S, CO dalan dosis tinggi. Dapat menimbulkan lemas dan kematian. Keracunan Fenal dapat menimbulkan sakit perut dan sebagainya.
    3.      Limbah Industri Sandang Kulit & Aneka
    Sektor sandang dan kulit seperti pencucian batik, batik printing, penyamakan kuit dapat mengakibatkan pencemaran karena dalam proses pencucian memerlukan air sebagai mediumnya dalam jumlah yang besar. Proses ini menimbulkan air buangan (bekas Proses) yang besar pula, dimana air buangan mengandung sisa-sisa warna, BOD tinggi, kadar minyak tinggi dan beracun (mengandung limbah B3 yang tinggi).
    4.      Limbah Industri Logam & Ekektronika.
    Bahan buangan yang dihasilkan dari industr besi baja seperti mesin bubut, cor logam dapat menimbulkan pemcemaran lingkungan. Sebagian besar bahan pencemarannya berupa debu, asap dan gas yang mengotori udarasekitarnya. Selain pencemaran udara oleh bahan buangan, kebisingan yang ditimbulkan mesin dalam industri baja (logam) mengganggu ketenangan sekitarnya. kadar bahan pencemar yang tinggi dan tingkat kebisingan yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan manusia baik yang bekerja dalam pabrik maupun masyarakat sekitar.
    Ø Dampak dari limbah pertambangan:
    Limbah pertambangan seperti batubara biasanya tercemar asam sulfat dan senyawa besi, yang dapat mengalir ke luar daerah pertambangan. Air yang mengandung kedua senyawa ini dapat berubah menjadi asam. Bila air yang bersifat asam ini melewati daerah batuan karang/ kapur akan melarutkan senyawa Ca dan Mg dari batuan tersebut. Selanjutnya senyawa Ca dan Mg yang larut terbawa air akan memberi efek terjadinya AIR SADAH, yang tidak bisa digunakan untuk mencuci karena sabun tidak bisa berbuih. Bila dipaksakan akan memboroskan sabun, karena sabun tidak akan berbuih sebelum semua ion Ca dan Mg mengendap. Limbah pertambangan yang bersifat asam bisa menyebabkan korosi dan melarutkan logam-logam sehingga air yang dicemari bersifat racun dan dapat memusnahkan kehidupan akuatik.
    Selain pertambangan batubara, pertambangan lain yang menghasilkan limbah berbahaya adalah pertambangan emas. Pertambangan emas menghasilkan limbah yang mengandung merkuri, yang banyak digunakan penambang emas tradisional atau penambang emas tanpa izin, untuk memproses bijih emas. Para penambang ini umumnya kurang mempedulikan dampak limbah yang mengandung merkuri karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki.Biasanya mereka membuang dan mengalirkan limbah bekas proses pengolahan pengolahan ke selokan, parit, kolam atau sungai. Merkuri tersebut selanjutnyaberubah menjadi metil merkuri karena proses alamiah

    Rumus Tenses


     Rumus Tenses



    a. Jika active voice dalam simple present tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah is, am atau are.
    Contoh:
    • Active    : He meets them everyday.
    • Passive  : They are met by him everyday.
    • Active    : She waters this plant every two days.
    • Passive  : This plant is watered by her every two days.
    b. Jika active voice dalam simple past tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah was atau were
    Contoh:
    • Active    : He met them yesterday
    • Passive  : They were met by him yesterday
    • Active    : She watered this plant this morning
    • Passive  : This plant was watered by her this morning
    c. Jika active voice dalam present perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary has atau have, sehingga menjadi ‘has been’ atau ‘have been’
    Contoh:
    • Active    : He has met them
    • Passive  : They have been met by him
    • Active    : She has watered this plant for 5 minutes.
    • Passive  : This plant has been watered by her for 5 minutes.

    d. Jika active voice dalam past perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary had, sehingga menjadi had been
    Contoh:
    • Active    : He had met them before I came.
    • Passive  : They had been met by him before I came.
    • Active    : She had watered this plant for 5 minutes when I got here
    • Passive  : This plant had been watered by her for 5 minutes when I got here
    e. Jika active voice dalam simple future tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah be
    Contoh:
    • Active    : He will meet them tomorrow.
    • Passive  : They will be met by him tomorrow.
    • Active    : She will water this plant this afternoon.
    • Passive  : This plant will be watered by her this afternoon.
    • Active    : The farmers are going to harvest the crops next week
    • Passive  : The crops are going to be harvested by the farmers next week.
    f. Jika active voice dalam future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary will have, sehingga menjadi ‘will have been’
    Contoh:
    • Active    : He will have met them before I get there tomorrow.
    • Passive  : They will have been met by him before I get there tomorrow.
    • Active   : She will have watered this plant before I get here this afternoon.
    • Passive  : This plant will have been watered by her before I get here this afternoon.
    g. Jika active voice dalam past future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary would have, sehingga menjadi ‘would have been’.
    Contoh:
    • Active    : He would have met them.
    • Passive  : They would have been met by him.
    • Active    : She would have watered this plant.
    • Passive  : This plant would have been watered by her.
    h. Jika active voice dalam present continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (is, am atau are) + being.
    Contoh:
    • Active    : He is meeting them now.
    • Passive  : They are being met by him now.
    • Active    : She is watering this plant now.
    • Passive  : This plant is being watered by her now.

    i. Jika active voice dalam past continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (was atau were) + being.
    Contoh:
    • Active    : He was meeting them.
    • Passive  : They were being met by him.
    • Active    : She was watering this plant.
    • Passive  : This plant was being watered by her.
    j. Jika active voice dalam perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (has/have) been + being.
    Contoh:
    • Active    : He has been meeting them.
    • Passive  : They have been being met by him.
    • Active    : She has been watering this plant.
    • Passive  : This plant has been being watered by her.
    k. Jika active voice dalam past perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah had been + being.
    Contoh:
    • Active    : He had been meeting them.
    • Passive  : They had been being met by him.
    • Active    : She had been watering this plant.
    • Passive  : This plant had been being watered by her.
    l. Jika active voice dalam future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will be + being.
    Contoh:
    • Active    : He will be meeting them.
    • Passive  : They will be being met by him.
    • Active    : She will be watering this plant.
    • Passive  : This plant will be being watered by her.
    m. Jika active voice dalam past future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would be + being.
    Contoh:
    • Active    : He would be meeting them.
    • Passive  : They would be being met by him.
    • Active    : She would be watering this plant.
    • Passive   : This plant would be being watered by her.
    n. Jika active voice dalam future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will have been + being.
    Contoh:
    • Active    : He will have been meeting them.
    • Passive  : They will have been being met by him.
    • Active    : She will have been watering this plant.
    • Passive  : This plant will have been being watered by her.
    o. Jika active voice dalam past future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would have been + being.
    Contoh:
    • Active    : He would be meeting them.
    • Passive  : They would be being met by him.
    • Active    : She would be watering this plant.
    • Passive  : This plant would be being watered by her.





     Present Continuous Tense
    Nick is helping Merry. (Kalimat Aktif)Merry is being helped by Nick. (Kalimat Pasif)
     Present Perfect Tense
    Nick has helped Merry. (Kalimat Aktif)Merry has been helped by Nick. (Kalimat Pasif)
     Simple Past Tense
    Nick helped Merry. (Kalimat Aktif)Merry was helped by Nick. (Kalimat Pasif)
     Past Continuous Tense
    Nick was helping Merry. (Kalimat Aktif)Merry was being helped by Nick. (Kalimat Pasif)
     Past Perfect Tense
    Nick had helped Merry. (Kalimat Aktif)Merry had been helped by Nick. (Kalimat Pasif)
     Simple Future Tense
    Nick will help Merry. (Kalimat Aktif)Merry will be helped by Nick. (Kalimat Pasif)Nick is going to help Merry. (Kalimat Aktif)Merry is going to be helped by Nick. (Kalimat Pasif)
    Future Perfect Tense
    Nick will have helped Merry. (Kalimat Aktif)Merry will have been helped by Nick. (Kalimat Pasif)



     
     Who is John biting?Who is being bitten by John?
    3) Present perfect Aktif 
    John has bitten Mary John hasn’t bitten Mary Has John bitten Mary? What has John done? Who has bitten Mary? Who has John bitten?
    Pasif 
    Mary has been bitten by JohnMary hasn’t been bitten by JohnHas Mary been bitten by John? What has been done by John? Who has Mary been bitten by? Who has been bitten by John?
    4) Present perfect continuous Aktif 
    John has been biting Mary John hasn’t been biting Mary Has John been biting Mary? What has John been doing? Who has been biting Mary? Who has John been biting?
    Pasif 
    Mary has been being bitten by JohnMary hasn’t been being bitten by JohnHas Mary been being bitten by John? What has been being done by John? Who has Mary been being bitten by? Who has been being bitten by John?
    5) Simple past Aktif 
    John bit Mary John didn’t bite Mary Did John bite Mary? What did John do? Who bit Mary? Who did John bite?
    Pasif 
    Mary was bitten by JohnMary wasn’t bitten by John Was Mary bitten by John? What was done by John? Who was Mary bitten by? Who was bitten by John?
    6) Past continuous Aktif 
    John was biting Mary John wasn’t biting Mary  Was John biting Mary? What was John doing? Who was biting Mary? Who was John biting?
    Pasif 
    Mary was being bitten by JohnMary wasn’t being bitten by John Was Mary being bitten by John? What was being done by John? Who was Mary being bitten by? Who was being bitten by John?
    7) Past perfect Aktif 
    John had bitten Mary 
    Pasif 
    Mary had been bitten by John
     
    John hadn’t bitten Mary Had John bitten Mary? What had John done? Who had bitten Mary? Who had John bitten?Mary hadn’t been bitten by JohnHad Mary been bitten by John? What had been done by John? Who had Mary been bitten by? Who had been bitten by John?
    Past perfect continuous Aktif 
    John had been biting Mary John hadn’t been biting Mary Had John been biting Mary? What had John been doing? Who had been biting Mary? Who had John been biting?
    Pasif 
    Mary had been being bitten by JohnMary hadn’t been being bitten by JohnHad Mary been being bitten by John? What had been being done by John? Who had Mary been being bitten by? Who had been being bitten by John?
    9) Future Aktif 
    John will bite Mary John won’t bite Mary  Will John bite Mary? What will John do? Who will bite Mary? Who will John bite?
    Pasif 
    Mary will be bitten by JohnMary won’t be bitten by John Will Mary be bitten by John? What will be done by John? Who will Mary be bitten by? Who will be bitten by John?
    10) Future continuous Aktif 
    John will be biting Mary John won’t be biting Mary  Will John be biting Mary? What will John be doing? Who will be biting Mary? Who will John be biting?
    Pasif 
    Mary will be being bitten by JohnMary won’t be being bitten by John Will Mary be being bitten by John? What will be being done by John? Who will Mary be being bitten by? Who will be being bitten by John?
    11) Future perfect Aktif 
    John will have bitten Mary John won’t have bitten Mary  Will John have bitten Mary? What will John have done? Who will have bitten Mary?
    Pasif 
    Mary will have been bitten by JohnMary won’t have been bitten by John Will Mary have been bitten by John? What will have been done by John? Who will Mary have been bitten by?
    http://htmlimg1.scribdassets.com/8zxp1dynnkve4i7/images/15-90f1066a8e.jpg
     
     Who will John have bitten?Who will have been bitten by John?
    12) Future perfect continuous Aktif 
    John will have been biting Mary John won’t have been biting Mary  Will John have been biting Mary? What will John have been doing? Who will have been biting Mary? Who will John have been biting?
    Pasif 
    Mary will have been being bitten by JohnMary won’t have been being bitten by John Will Mary have been being bitten by John? What will have been being done by John? Who will Mary have been being bitten by? Who will have been being bitten by John?


    Active : He would be meeting them.
    Passive : They would be being met by him.

    2.
    Active : She would be watering this plant.
    Passive : This plant would be being watered by her.

    3.
    Active : He is meeting them now.
    Passive : They are being met by him now.

    4.
    Active : She will have watered this plant before I get here this afternoon.
    Passive : This plant will have been watered by her before I get here this afternoon.

    5.
    Active : She had watered this plant for 5 minutes when I got here
    Passive : This plant had been watered by her for 5 minutes when I got here

    • Active : We fertilize the soil every 6 months
    • Passive: The soil is fertilized by us every 6 months


     I.

    Change each sentence into passive voice
    1

    My father has already washed the car.2

    The men are repairing the roof.3

    The wind will blow away the smoke.4

    People usually eat rice in Singapore.5

    We make butter from milk.6

    The guards will close the gate at six.7

    The police have warned them on several occasions.8

    Plants absorb water through their roots.9

    Singapore has attracted many tourists around theworld.10

    The principal will hold the meeting tomorrow.11

    The rich man already bought most shares in thecompany.12

    The committee has appointed me the chairman.13

    The doctor will give me a prescription next Sunday14

    The paper boy went home after he had delivered thenewspaper15

    They discussed their lesson while I was watching TV16

    We had been watching TV for half an hour when youcame
     II.

    Change each sentence into active voice

    1

    The Washington Monument is visited by hundreds ofpeople every day.2

    In recent riots, a lot of shop windows were broken bythe mob.3

    About ten percent of the earth’s
    land area, or nearly5.8 million square miles, is covered by glacial ice.4

    Potatoes, now a major source of food worldwide, hadbeen brought to Europe by the Spanish in the 16
    th
     century.5

    When you go through the customs, your luggage willbe checked by customer officer.6

    They didn’t realize that their conversation was
    recorded by someone.7

    Several people involved in the scandal have beenarrested by the police officer.8

    The biggest office in this city will be designed by awell-known architect.9

    The painting will be exhibited by the team tomorrow.10

    The window pane was broken by one of the studentshas not been repaired


    a. Jika active voice dalam simple present tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah is, am atau are.
    Active    : He meets them everyday.
    Passive  : They are meet by him everyday.

    b. Jika active voice dalam simple past tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah was atau were
    Active    : She watered this plant this morning
    Passive  : This plant was watered by her this morning
    c. Jika active voice dalam present perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary has atau have, sehingga menjadi ‘has been’ atau ‘have been’
    Active    : She has watered this plant for 5 minutes.
    Passive  : This plant has been watered by her for 5 minutes.

    d. Jika active voice dalam past perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary had, sehingga menjadi had been

    Active    : She had watered this plant for 5 minutes when I got here
    Passive  : This plant had been watered by her for 5 minutes when I got here
    e. Jika active voice dalam simple future tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah be
    Active    : He will meet them tomorrow.
    Passive  : They will be met by him tomorrow.

    f. Jika active voice dalam future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary will have, sehingga menjadi ‘will have been’
    Active    : He will have met them before I get there tomorrow.
    Passive  : They will have been met by him before I get there tomorrow.

    g. Jika active voice dalam past future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary would have, sehingga menjadi ‘would have been’.
    Active    : He would have met them.
    Passive  : They would have been met by him.

    h. Jika active voice dalam present continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (is, am atau are) + being.
    Active    : He is meeting them now.
    Passive  : They are being met by him now.


    i. Jika active voice dalam past continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (was atau were) + being.
    Contoh:
    Active    : He was meeting them.
    Passive  : They were being met by him.
    j. Jika active voice dalam perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (has/have) been + being.
    Active    : He has been meeting them.
    Passive  : They have been being met by him.
    k. Jika active voice dalam past perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah had been + being.
    Active    : He had been meeting them.
    Passive  : They had been being met by him.
    l. Jika active voice dalam future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will be + being.
    Contoh:
    Active    : He will be meeting them.
    Passive  : They will be being met by him.
    m. Jika active voice dalam past future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would be + being.
    Contoh:
    Active    : He would be meeting them.
    Passive  : They would be being met by him.
    n. Jika active voice dalam future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will have been + being.
    Contoh:
    Active    : He will have been meeting them.
    Passive  : They will have been being met by him.
    o. Jika active voice dalam past future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would have been + being.
    Active    : He would be meeting them.
    Passive  : They would be being met by him.


    *Active Voice in Simple Present Tense
      1. I make cakes every week.
      2. He does not take the dog out twice a day.
      3. Does he expect us to offer him the job ?
      4. They do not  make these artificial flowers of silk.
      5. We use this room only on special occasions.
      6. Does Mrs. Ida ask you to attend the meeting ?
      7. Everyone do not respect him.
      8. Does not The New Arts Gallery exhibit my paintings for the first time ?
      9. The coach does not include me in this players list.
    *Passive Voice in Simple present Tense
      1. The cakes are made by me every week.
      2. The dog is not taken out by him twice a day.
      3. Are we expected to offer him the job by him ?
      4. These artificial flowers of silk are not made by them.
      5. This room is used by us only on special occasions.
      6. Are you asked to attend  the meeting by Mrs. ida ?
      7. He is not respected by everyone.
      8. Are not my paintings exhibited for the first time by New Arts Gallery ?
      9. I am not included in this players list by the coach.